Entity Relational Diagram

4 Mar 2012

Heyy balik lagi gw dengan postingan yang gak bosen2nya dengan tema tiap minggu, yaitu BASIS DATA, haha, walaupun ini masih terkait dengan tugas kuliah, tapi setidaknya postingan - postingan ini telah mengisi blog gw yang gaje ini dengan hal yang sedikit berbobot hehe, okeh pada postingan kali ini kita akan membahas tentang Relasi Entitas dan E-R Model, di postingan sebelumnya mungkin sudah disinggung tentang apa itu E-R Model, nah yang belum tau, coba tengok - tengok postingan sebelumnya yang berjudul Model Data hehe, okeh kita gak usah banyak basa - basi, langsung aja kita ke pembahasan :D

Entity Relational Diagram

ERD (Entity Relational Diagram), adalah sebuah konsep yang mendeskripsikan hubungan antara penyimpanan dan didasarkan pada persepsi dari sebuah dunia nyata yang terdiri dari sekumpulan objek, disebut entiti & relasi diantar objek-objek tersebut. jadi singkatnya ERD memodelkan data seperti pada dunia nyata, jadi ada Entitas Mobil, Entitas Orang, dan sebagainya, lalu Entitas itu di relasikan satu sama lain.Dengan ERD, model dapat diuji dengan mengabaikan proses yang dilakukan. Diagram ER pertama kali dideskripsikan oleh Peter Chen yang dibuat sebagai bagian dari perangkat lunak. ERD memiliki Notasi - notasi yang dapat digambarkan dengan simbol - simbol, yaitu sebagai berikut

Berikut adalah penjelasan lebih lengkapnya mengenai penggunaan simbol - simbol diatas.

  • Entitas digunakan untuk menerapkan integritas pada tingkat Entity (Tabel), agar setiap Instances (Record/Baris) pada suatu Entity bersifat Unique yang disebut sebagai Primary Key sehingga dapat dibedakan antara yang satu dengan yang lainnya.

  • Relasi digunakan utk menghubungkan beberapa tabel, sehingga data data yang disimpan dalam tabel tetap normal. Dalam mySQL relasi antar tabel dapat dibuat jika tipe tabel tersebut innoDB. Secara otomatis saat membuat tabel baru, tipe tabel adalah MyISAM sehingga perlu merubah ke tipe innoDB terlebih dahulu.

  • Setiap Entitas pasti memiliki Atribut yang mendeskripsikan karakteristik dari Entitas tersebut. Penentuan/pemilihan atribut-atribut yang relevan bagi sebuah entitas merupakan hal penting lainnya dalam pembentukan model data. Penetapan atribut bagi sebuah entitas umumnya memang didasarkan pada fakta yang ada, tetapi tidak selalu seperti itu. Istilah atribut sebenarnya identik dengan pemakaian kolom data.

  • Garis digunakan untuk merepresentasikan hubungan atribut ke set entitas & set entitas ke relasi.

Kardinalitas Relasi

Kardinalitas Relasi adalah pemetaan atau rasio kardinalitas yang menunjukkan jumlah entitas yang dapat dihubungkan ke satu entity lain dengan suatu relasi. Kardinalitas pemetaan meliputi :

  • Hubungan satu ke satu (one to one), Yaitu satu entity dalam A dihubungkan dengan maksimum satu entity dalam B. jadi satu record dalam tabel A hanya bisa dihubungkan kepada satu record dalam tabel B.


    Contoh :

    Username dan Password dari A hanya memiliki kecocokan pada ID User B di Tabel User

  • Hubungan satu ke banyak (one to many), Yaitu satu entity dalam A dihubungkan dengan sejumlah entity dalam B. Satu entity dalam B dihubungkan dengan maksimum satu entity dalam A.


    Contoh :

    Dalam satu kelas TMJ terdapat lebih dari 20 Nama Mahasiswa

  • Hubungan banyak ke satu (many to one), Yaitu satu entity dalam A dihubungkan dengan maksimum satu entity dalam B. Satu entity dalam B dapat dihubungkan dengan sejumlah entity dalam A.


    Contoh :

    Satu Mahasiswa dapat mengikuti lebih dari 2 Mata kuliah perharinya

  • Hubungan banyak ke banyak (many to many). Satu entity dalam A dihubungkan dengan sejumlah entity dalam B, dan satu entity dalam B dihubungkan dengan sejumlah entity dalam A.


    Contoh :

    Beberapa mahasiswa dapat mengikuti beberapa Mata Kuliah

Spesialisasi dan Generalisasi

Proses mendesain subgrup di dalam suatu entity disebut dengan spesialisasi. Suatu himpunan entitas bisa memiliki suatu subgrup yang berbeda diantara entitas-entitas lain dalam himpunan tersebut. Misalnya suatu sub himpunan entitasd alam suatu himpunan entity bisa memiliki atribut yang berbeda dari entity-entiti lain. Model E-R memiliki fasilitas untuk perbedaan ini.

Disamping proses desain top-down (dari inisial entitas ke level lebih rendah (subgrup)), desain juga dapat dilakukan dengan proses bottom-up atau Generalisasi, yaitu banyak entitas disintesiskan menjadi entity yang lebih tinggi berdasarkan kesamaan feature-nya.

Jadi perbedaan Spesialisasi dan Generalisasi terlihat jelas, bahwa Spesialisasi menganalisa dari sebuah entitas ke subs, dan sebaliknya, generalisasi menganalisa dari sebuah subs ke entitas diatasnya. Seperti pada gambar berikut.

Okeeh, mungkin sampai sini dulu deh postingan kali ini, moga - moga bermanfaat, keep on writting guys :D


TAGS entitas ER-Model ERD ER Relasi Entitas ER Diagram Entity relational diagram


-

Author

Follow Me