Lantunan Kata - Kata

5 Nov 2010

Guyss.. ini adalah puisi - puisi buatan w, sebagian besar memang terinspirasi dari seseorang,, benar kata Dewi Lestari, dalam keadaan jatuh cinta seseorang terlahir untuk berkarya.. nahh tolong di comment yaa,,, hehe, sorry kalo jelek puisinya,,

RIBUAN PASANG CINTA

Oleh Amri Hidayatulloh

Ribuan pasang cinta saling mewarnai satu sama lain
Ribuan pasang cinta saling mengisi satu sama lain
Ribuan pasang cinta ada disini, disekitarmu
Ya mereka ada disekitarmu
Menyombongkan segala rasa yang tak kau miliki
Memperlihatkan kebodohanmu dalam mengisi hidup
Ya, mereka melakukannya

Pernahkah kalian berfikir bahwa cinta harus memiliki pasangannya
Ataukah kalian berfikir bahwa cinta hanya untuk diketahui serta dirasakan saja
Apapun yang kalian fikir, Cinta akan terus ada dan hidup
Dengan atau tanpa pasangan untuk dicintai

Ribuan pasang cinta saling menekan satu sama lain
Ribuan pasang cinta saling menjatuhkan satu sama lain
Dan ribuan pasang cinta akan saling membenci kemudian
Memang cinta tak pernah kau ketahui kisahnya
Dia bisa manis ketika kalian saling membutuhkan
Namun dia akan sangat mengecewakan jika pengkhianatan hadir diantaramu
Itu yang akan kau rasakan jika kau menyiakan cinta yang hadir
Dan hal itu pulalah yang membuatmu enggan untuk mencinta
Dan pada saatnya kau hanya akan memilih kesendirian untuk dijalani
Ya, kemudian membiarkan ribuan pasang cinta lainnya kembali menyombongkan di atasmu
Dan disaat itulah kau akan menyadari bahwa cinta lebih dinamis dari yang kau tahu
Mereka berubah - ubah sebagaimana kita membimbingnya
Akankah kita membimbing cinta menuju keabadian
Atau kebencian
Kalian yang menentukan

Ribuan pasang cinta kembali menyemikan cinta mereka
dan yang lainnya menyesalkan cinta mereka
Apapun yang terjadi cinta hadir untuk menuntun kita
dan kemanapun dia menuntun kita, kita akan diperlihatkan
Bagaimana cinta mengalun indah dalam kehidupan


 

DENGARKAH ENGKAU

Oleh Amri Hidayatulloh
Kau tahu rasannya setia tanpa pernah dicintai ?
Kau dapat saja menebak dan mengira atau mungkin Kau tak perduli
Jika saja Kau mampu merasakan rasanya
Ku yakin tak ada satupun dari Kau yang berani setia

Kau sejenak mampu tidak perduli
Kau sejenak mampu menghiraukannya
Namun rasa setia akan terus hinggap didalamku
Ya, rasa setia
Rasa yang tak pernah kau perdulikan adannya
Rasa yang tak pernah kau jadikan acuan untuk memilih
Rasa yang tak penting untuk kau pikirkan
Aku, mau saja membuangnya
Jika aku tahu bagaimana carannya
Aku, mau saja menghilangkannya
Jika saja aku tahu jalannya
Namun aku tak pernah tahu dan takkan pernah bisa
Menghilangkan setiaku
Mungkinkah kau dengar ?
Ya, kau mendengarnya, namun berpura - pura tak mau mendengarnya
Kau masih saja larut dalam pemikiran polosmu
Pemikiran yang tak sejalan dengan kenyataan
Pemikiran yang hanya mampu menyakiti seseorang
Yaitu Aku !
Dapatkah kau mendengarnya sesaat ?
Rasa ini hanya ingin menyampaikan sesuatu yang jujur kepadamu
Sesuatu yang tak akan kau dengar dari mulutku
Kalau setiaku mau dan mampu menjadikan kau yang pertama
Walaupun kau akan menganggap diriku dan setiaku sebagai yang kedua
Dalam hidupmu


 

MENJADI YANG KEDUA

Oleh Amri Hidayatulloh
Jangan kau berharap lebih untuk meminta Cinta memihakmu
Namun, Janganlah kau memungkiri bahwa Cinta selalu mampu membayangimu
Itu yang akan kau katakan bila kau adalah yang kedua
Kedua dari segalannya, dan kau tak pernah menjadi yang pertama yang Dia cintai
Ketika kau berharap lebih, maka kau akan terjatuhkan oleh kenyataan
Namun, ketika kau menjauhi dan memungkirinya, maka Dia akan menarikmu kembali
Memang, Begitulah Cinta ketika Dia tak mau menjadikan kita yang pertama
Jangan kau tipu dirimu
Karena itu tak akan berhasil, namun, cobalah kuatkan hatimu
Maka kau akan berhasil menjalani cinta yang demikian
Biarlah kita menjadi yang kedua, dan tak pernah menjadi yang pertama
Biarlah cintanya tak pernah memihak kita
Biarlah kita yang menjadikan dia yang pertama dalam hati kita
Walaupun itu tak begitu berarti baginya
Janganlah Kau berharap lebih kepada sang waktu
Waktu hanyalah sebuah topeng dari keadaan
Dia tak mampu menjelaskan apapun kepada dirimu
Dia hanya mampu menunjukan kepadamu apa yang sebenarnya terjadi
Kuatkanlah hatimu yang terlanjur menjadikan dia yang pertama
Kuatkan setiamu yang tak sanggup menghindari cintanya
Biarlah dia yang melihat cinta kita dan biarlah dia yang menentukan
Janganlah kau kecewa dan janganlah kau berharap
Mengharapkan sesuatu yang tak akan pernah terjadi
Inilah cinta, inilah kenyataan dan inilah kita
Seseorang yang selalu menjadi bayang - bayang yang tak terbutuhkan
Dan seseorang yang selalu hadir dalam ruang hidupnya yang tak pernah terharapkan
Kitalah yang kedua.


 

SEJUTA RAHASIA DIBALIK WAJAHNYA

Oleh Amri Hidayatulloh
Tersimpan sejuta rahasia yang tak pernah kau ceritakan
Dibalik paras manis nan menawan, kau menyimpan sejuta misteri
Dibalik kepolosanmu, kau bisa saja dapat menenggelamkan rasa
Tersimpan sejuta rahasia yang tak pernah ku ketahui
Kau menyimpannya lembut dalam - dalam, dan membiarkan orang lain menerkanya
Apa yang sebenarnya kau simpan ?
Jangan kau kira aku mampu membaca semuannya
Namun jangan kau kira pula aku tak mau membacannya
Aku mampu dan mau membaca sebagian yang kau sembunnyikan
Kau halayak kotak pandora yang siap untuk dibuka dan membinasakan
Atau kau hanya sebuah kotak biasa yang tak memiliki arti mendalam
Dalam kehidupan kau menyimpan semuannya
Dan tak ada yang bisa mengetahuinya
Kau bisa saja bersikap kaku dan tak mau menerima segalannya
Namun kau mampu mengangkat seseorang tinggi dalam angannya
Kau menyimpan segalannya
Aku , tak berani mengartikan semuannya
Karena itu berarti aku harus siap jatuh lagi dalam rahasia yang menyakitkan
Atau mungkin aku akan mengetahui rahasia yang sebenarnya ku cari
Entah apapun itu, biarlah kau yang menyimpannya
Tersimpan sejuta rahasia di balik manis senyummu
Setiap orang dapat mengartikannya berbeda - beda, namun rahasia tetap satu
Dan kau menyimpannya, membiarkan yang lain salah paham atasnnya
Tersimpan sejuta rahasia dibalik paras indahmu
Yang mampu mengalihkan segala pandangan insan yang menatapimu
Namun mampu membius segalannya dengan nelangsa nan pedih
Entah apa yang kau rahasiakan
Dan bagiku, kapanpun, itu akan tetap menjadi rahasiamu
Dibalik wajahmu yang polos


 

MENUNGGU CINTAMU

Oleh Amri Hidayatulloh
Hai, Gadis manis yang sungguh anggun
Dengarkanlah isi hatiku yang terus menerus memanggil namamu
Dan dengarkan relung hatiku yang masih ternodai cintamu
Semua masih membekas segar dalam ingatku
Hai, Sadarkah engkau bahwa aku masih menunggumu
Dan berharap kesempatan kedua akan menghampiriku
Kesempatan akan cintamu
Kau, sungguh kau yang membuat diriku menderita
Dan Kau yang membuatku terjerat jauh dalam cinta
Mengapa cinta harus menjelma menjadi dirimu
Dan mengapa cinta harus menyapaku dalam manis senyumu
Dan mengapa kau, gadis yang tak akan mampu ku miliki
Dan telah termiliki sang beruntung lainnya
Aku tetap menunggumu
Walaupun pahit nelangsa telah ku telan
Dan perihnya cinta telah ku rasakan
Dalam diam aku merenungi kesalahanku dulu
Dalam banyangku aku memandangimu indah
Dalam anganku aku memelukmu seakan aku tak ingin melepasmu lagi
Aku memang pernah membuatmu berpaling dariku
Dengan semua sifat dan egoku
Namun tahukah engkau aku masih menunggu cintamu yang tak pernah kau berikan
Aku masih menunggu cintamu yang telah termiliki orang lain
Akankah waktu membawakannnya kepadaku
Akankah ada kesempatan terhadap kisahku untuk mendapatkannya
Aku tak ingin sedikitpun meyakinnya
Aku hanya ingin menunggu, sesuatu yang tak pasti akan terjadi
Sungguh aku hanya bisa menunggu
Hai Engkau, Pemilik paras indah
Akankah kau sudi kembali menyapaku dalam senyuman
Akankah kau sudi kembali menerimaku dalam kisahmu
Aku mengerti kisah kita tak akan kembali indah
Dan tak akan kembali berwarna seindah dulu
Namun, aku bahagia pernah mengenalmu
Aku tak mampu munafik terhadap diriku
Dan aku tak mau membohongi diriku lagi
Bahwa aku masih menunggu cintamu


 

DIA KEMBALI

Oleh Amri Hidayatulloh
Dia kembali,
Dia, sang cinta yang ku tunggu akhirnnya kembali
Dalam jejak masa lalu yang pernah ku kubur
Aku tak menyangka secepat ini dia kembali
Dalam jejak cerita kehidupan
Aku tak mengerti apa yang membuat dirinya kembali
Walaubagaimanapun aku tetap senang dan bahagia atas dirinnya
Aku telah menemukan gadis yang telah lama hilang
Gadis yang telah menjelma sebagai cinta
Yang pernah mengguyurkan nelangsa kepadaku
Sekarang kembali
Terlihat jelas dalam bahasa dimatannya
Bahwa dia telah meninggalkan sang pemilik cinta
Yang telah merenggut dirinya dari dekapku
Semua yang dikatakan dan di lakukan
Menandakan dia telah kembali menjadi dirinnya yang dulu
Sebuah kesempatan kedua bagiku
Aku tetap tak berani berharap dan bermimpi akan dirinya
Cukup bagiku untuk mengenalnya dekat
Aku tak ingin memilikinnya seperti yang lain
Karena tak ada satupun pria yang hebat yang mampu memilikinnya utuh
Aku hanya ingin dia kembali seperti dulu
Tak lebih
Kembali sebagai seorang gadis yang kukenal dulu
Kembali dengan manja dan keindahan senyum menawan
Kembali dengan dekapan hangat sang cinta
Hai, aku masih disini
Menunggumu kembali, dan kini aku menyambutmu
Menyambut dirimu
Yang telah lama hilang


 

PELUANG DAN WAKTU

Oleh Amri Hidayatulloh
Ada banyak hal yang tak pernah kita yakini akan terjadi
Namun hal itu terjadi
Banyak hal yang tak pernah kita percaya akan terulang
Namun hal itu terulang
Deretan peluang tak pernah diketahui datangnya
Dan kapan akan terjadi kitapun tak pernah tahu
Namun ketika dia menyapa kita
Kita akan yakini bahwa dunia memang berputar untuk membawa kita
Kedalam kebahagiaan dan nelangsa
Kadang, kita tak pernah sadar apa yang sedang terjadi
adalah hal yang memang seharusnnya terjadi dan tak terhindarkan
Bahkan jika hal itu menyakitkan
Kita akan memakinnya keras walaupun ada maksud di belakannya
Yang akan menyadarkan kita bahwa kita yang terbaik
Semua hal telah terlalui adanya
Dan semua peluang mulai terbuka kepadaku
Sebuah peluang yang tadinya tak kuyakini keberadaannya
Dan kini menyapa hangat diriku dalam kisah yang lain
Aku berharap hal ini akan menjadi selamannya
Dan jika tidak, biarkanlah aku jatuh dalam kisah yang lain
Bukan atas kisahku terhadap dirinya
Akankah hal itu terwujud, aku tak mau meyakininnya
Biarlah rentetan peluang dan waktu yang akan menunjukannya
Kepadaku…


 

AKU DAN CINTAKU

Oleh Amri Hidayatulloh

Jika kau tercipta untuk menyakiti
Maka aku adalah orang yang akan kau sakiti
Namun jika kau tercipta untuk kebahagiaan
Maka aku yakin akulah yang akan terbahagiakan karenamu
Kau telah menjelma sebagai cinta
Sebuah warna kehidupan yang kekal
Kau tak memihak, namun kau hidup dalam hatiku
Kaulah pemilik senyuman manis kehidupan
Kau, yang menjelma sebagai cinta dalam kehidupanku
Akankah kau memilih untuk mendekapku dalam hangatmu
Atau mungkinkah kau membuangku jauh dalam ingatmu
Kau bebas memilih
Kau tercipta sebagai warna dalam gelombang hidup tanpa batas
Kau bisa saja tertanam selamannya atau mungkin sementara
Hanya kau yang bisa menentukan
Apa yang kau pilih menjadi hakmu
Mungkinkah kau memilih menjadi cinta yang kucari
atau cinta yang menyakitkan ?
Hai, aku tak memaksa, namun, lihatlah wajah hatiku yang haus akan dirimu
Lihatlah semua, dan mulailah menentukan
Aku bertumpu dengan satu harapan yang tak pasti akan cinta
dan itu adalah cinta yang menyambut dan mendekapku dalam larut kisahnya
Karena ku tak ingin kau tinggalkanku lagi
Karena ku tak ingin tersakiti lagi
Aku hanya seorang pengharap yang mengharapkan dirimu
Memutuskan kisah atas dirimu dan cintaku


 

SURAT CINTA UNTUK KAKAK

Oleh Amri Hidayatulloh

Kau mungkin tak pernah menyangka apa yang sebenarnya tertulis
Ketika aku membuka apa yang telah terberikan untukmu
Seakan aku melihat seseorang, Seseorang yang pernah menuliskan semuannya kepadamu
Dia, sang pemilik rasa, telah menuangkan segala hal yang pantas untuk kau dapatkan
Tertuang berbagai warna dan rasa akan kehidupan, semuannya nyata
Kau boleh saja tertawa, atau mungkin kau dapat saja mengacuhkannya
Namun tak pernah kau benar - benar tahu apa yang sebenarnya tertuliskan
Sebuah perasaan mendalam atas pemahaman cinta yang tak pernah dia rasakan seutuhnya
Sebuah surat cinta untuk kakak, untuk dirimu Adiku
Kaulah sang idola, kaulah penjelmaan atas cinta, sungguh kau
Kau tak boleh menyangkalnnya, dan tak pula kau acuhkannya
Kaulah sang inspirasi dari miliyaran inspirasi yang ada
Kaulah penjelmaan cinta
Surat - surat itu terlimpah ruah atas dasar pemikiran
Dasar pemikiran untuk mengikatmu, atau hanya untuk membuatmu kagum
Dan kau tak boleh mengacuhkannya
Dia, sang pengirim bahkan tak pernah tahu apa yang kau lakukan dengan surat itu
Dia hanya berharap bahwa kau akan membacanya dan tersanjung adannya
Benar memang apa yang mereka katakan dalam tulisannya
Mencintai adalah hal yang indah, dan dicintai adalah hal yang lebih indah
Namun hal yang terpaling indah adalah dicintai oleh orang yang kita cintai
Akankah mereka merasakan apa yang mereka idamkan
Akankah mereka mendapat cintamu dan perhatianmu
Atau, Kau hanya menganggap itu hanyalah sebuah surat cinta untuk dirimu
Surat cinta untuk sang kakak.


 

SELAMAT TINGGAL

Oleh Amri Hidayatulloh

Cukup sudah aku disini untuk menemanimu
Cukup sudah aku disini untuk mengacuhkanmu
Dan cukup sudah aku disini untuk mengecewakanmu
Hai,
Inilah saatnya dirimu kehilangan sosok diriku
Dalam kasat mata yang fana
Inilah saat dimana aku kehilangan sosok mu
Dalam rentang waktu dan jarak
Tak pernah terbantahkan bahwa kau adalah bagian hidupku
yang pernah hidup dibawah naungan sang cinta
dan Engkaupun pernah hidup dalam bagian cerita diriku yang terpenting
Ya, memang engkau sangat berarti dalam rentang waktu cerita ku
Namun kini engkau hanyalah dirimu
Namun kini engkau hanyalah wanita yang pernah ku kenal dan ku kagumi
Aku telah kehilangan waktuku untuk bersamamu
dan Aku telah menghabiskannya dengan penuh warna bersamamu
Kini, aku lepaskan kau dan kau lepaskan ku
Memang tak ada yang berarti dari semua itu
Cinta sudah surut, dan Cinta telah memudarkan warnannya
Namun aku hanya ingin kau tahu bahwa dirimu masih tetap ada
dan Kau tak perlu risaukan akan hilangnya dirimu dalam ingatku
Kala kau akan menemukan potongan kehidupanmu kelak
Dan kau juga akan menemukan jalan, dan akupun begitu
Selamat tinggal,
Dirimu yang terkenang dan mencengkram hatiku kuat
Selamat tinggal,
Kata - kata dalam manis senyumu dan indah kata matamu
Selamat tinggal…


 

KELAM PUISIKU

Oleh Amri Hidayatulloh

Puisiku,
Mungkin kelam sudah kau dimataku
Mungkin usang sudah pemikiranku atasmu
Namun engkau tetap ada dan hidup dalam hatiku yang sepi
Puisiku,
Entah apa yang kupikirkan
Entah apa yang ada dalam benakku
Hingga ku meninggalkanmu dalam sepi
Aku memang telah kehilangan kata - kataku
Tangan -tangan yang haus akan kata - kata inipun kaku
Karena hilangnya suara dari relung jiwa rasa
Relung jiwa ini memang telah gelap akan rasa
Rasa yang dulu menggerakan jiwa dan imaji atas kata - kata
Rasa yang dulu pernah tumbuh dan berkembang diatas cinta
Semuanya sudah meredup tersiram nelangsa
Puisiku,
Relung jiwa ini memang sudah gelap akan rasa
Namun kata - katamu tetap berniang didalamnya
Meneriakan teriakan kebebasan akan cinta
Membisikan kenangan diatasnya
Puisiku,
Aku telah kehabisan kata
Aku telah membisu adanya
Namun
Akankah engkau kembali membangkitkan rasa itu ?
Rasa yang telah bercengkram dengan cinta
Terhadap jelmaan yang lain
Rasa lain yang memang dihadirkan untuk ku
Aku ingin kau bangkit didalamnya
Karena ku yakin engkaulah makna dari jutaan ekspresi rasa
Yang pernah kualami dan pernah ku benci
Mungkin waktu akan menunjukan keajaibannya
Mungkin pula engkaulah yang akan menyadarkanku
Bila semua rasa yang ada tidaklah satu
Bila semua rasa yang tercipta diperuntukan bagi yang lain
Namun untuk sesaat ku berhenti dari jutaan pemikiran itu
Untuk tunduk kagum akan semua ekspresimu
Puisiku…


 

MENILAI DIA

Oleh Amri Hidayatulloh
Hal pertama yang mereka katakan adalah
Janganlah menilai orang jika kita tak mengenalnya dekat
Tapi aku tak peduli
Aku pernah mengenalnya dekat, walaupun sesaat
Dan aku ingin menilainya
Menilai dia..
Ya menilai dia. Kadang aku tak peduli
Dan aku harus tak peduli
Namun kadang aku harus berhenti berpura - pura
Aku harus menilainya jika aku ingin melupakannya
Menilainya tak layak
Membuatku yakin kalau dia tak cocok denganku
Menilainya indah
Membuatku menyesal kehilanganya
Haruskah aku menilai ?
Ya, memang,.
Bagiku dia bukan siapa - siapa
Dia tak mampu dan tak mau terikat dinamika
Bahkan dia bukan siapa - siapa di dalamnya
Dia hanya seseorang
Seseorang yang takut akan kenyataan
Seorang gadis yang tak tahu harus kemana
Ya memang dia…
Aku tak pernah cocok dengannya
Dan baru ku sadari itu,,
Bagaimana aku menilainya
Adalah bagaimana dia menunjukan siapa dirinya
Dan aku akan mulai menilainya


 

PENDAHULU CINTA

Oleh Amri Hidayatulloh
Benar memang aku pernah mencintainnya
Benar memang aku pernah mengagguminya
Namun akupun pernah melupakannya
Pendahulu cinta kini hadir dalam kenangan
Dia memang yang pertama dalam merenggut hati dan jiwaku atas cinta
Dia memang yang pertama dalam mengusik mimpi malamku
Dan dia yang pertama yang membuatku mengatakan cinta
Namun sejalan dengan waktu yang kutempuh
Aku menemukan sosok lain yang mampu menggantikannya
Dan sejalan dengan itu aku menghiraukan dirinya
Bukanlah hal yang benar - benar terjadi jika aku melupakannya
Namun aku hanya menghiraukannya
Sekarang, sudah lebih dari 4 tahun aku tak berjumpa
Kenangan itu kembali terbuka
Dan mulai mengusik mimpi - mimpiku
Apakah ini karena hilangnya cinta yang ku rintis kepada sosok lain
Sosok lain yang melupakan diriku dalam c inta
Dan meninggalkan aku sendiri dalam kelam cinta ?
Mungkin iya, tapi pendahulu cinta hanyalah sebuah kenangan
Dan aku tak mungkin menjangkaunya, karena dia yang pertama
Dan memang tak ada kesempatan bagiku untuk menggapainya
Dalam rentang waktu yang kuhabiskan
Pendahulu cinta tak pernah menginggalkan jejak untuku
Tak pernah ada
Kenapa harus dirinya
Pendahulu cinta, cinta pertamaku
Yang harus muncul dan mengusik benakku kembali
Kenapa tidak ada sosok lain yang mungkin menggantikan
Aku tak pernah bisa mengendalikannya
Dan tak pernah bisa


 

JENUH

Oleh Amri Hidayatulloh

Mungkin sudah saatnya diriku menyandarkan segalanya
Menyandarkan beban yang mendorongku melangkah
Meninggalkan segala luka dan pilu hidupku
Aku terjun sebagai diriku
Mengarungi hidupku yang penuh nelangsa dan kebahagiaan
Namun ada waktu dimana aku jenuh dan berhenti
Untuk berpura - pura bahwa semuanya baik - baik saja
Tak ada yang benar - benar terjadi
Semuanya hanya angan dan cita yang kukejar
Namun ketika aku tak pernah benar - benar meraihnya
Aku akan tersungkur menjadi diriku yang terjenuhkan
Apakah semuanya akan berjalan sebagai mestinya
Atau semuanya akan berjalan diluar kehendak
Akulah yang memilihnya
Aku sadar bahwa aku harus tetap menjalaninya
Agar aku mampu membuat segala sesuatunya berjalan dengan semestinya
Tidak diluar kehendak
Namun disisi lain, aku jenuh
Aku bosan dengan semuannya
Semua ketamakan cinta dan kehidupan
Semuanya menyindirku terlalu dalam
Semua menyudutkanku terlalu keji
Aku bosan seperti ini, dan pada saatnya aku harus bertindak
Namun untuk sekarang, biarkanlah aku jenuh dan bosan
Biarlah diri ini menahan dan terdiam
Agar ku dapat mengenali apa yang sebenarnya sedang ku jalani
Agar ku kuat melanjutkannya
Melanjutkan apa yang sebenarnya sudah terjadi
Dan apa yang akan terjadi
Namun untuk sekarang biarkanlah aku dan jenuhku
Terdiam untuk sesaat.


 

KAU DAN DIRINYA

Oleh Amri Hidayatulloh

Cinta memang bukanlah segalannya
Namun merah cinta mampu mengombang ambingkan hidup
Bisa saja ku terlena oleh cinta
Namun cinta kadang memperlihatkan semuanya
Bahkan kepedihan sekalipun
Ketika aku menatap senyum menawan itu
Aku yakin bahwa aku sedang menghiraukan cinta
Namun ketika ku melihat kau bersamanya
Aku yakin bahwa aku sedanglah melupakan cinta
Bukan menghiraukannya
Tidak perlulah dirimu memperlihatkannya
Karena aku tak perduli
Atau mungkin aku akan berpura - pura tak perduli
Itulah yang akan aku lakukan
Ketika aku melihatmu bersamanya
Kau dengan dirinya
Ya, memang tak ada yang salah
Ketika dua cinta yang sangat kuat tersatukan
Memang tak ada yang mengalah
Untuk memperjuangkan satu dengan yang lainnya
Namun, entah kenapa
Aku, diri ini dan hati ini tak mampu menganggapnya seperti itu
Apalah arti cinta yang sesungguhnya, Jika tanpa perjuangan
Bagiku cinta lebih dari sebuah pertemuan singkat
Bagiku cinta lebih dari sebuah kata manis
Bagiku cinta lebih dari sebuah perhatian
Jika kau tanya apalah cinta bagiku
Maka aku akan menjawab bahwa cinta itu kesetiaan
Jika cinta mampu muncul diantara mereka
Kenapa aku tak bisa dan tak harus mencintainya
Itu juga tak salah kan ?
Jika aku cemburu dan aku kecewa
Itu juga tak salah.
Namun sekali lagi cinta menyadarkanku
Bahwa cintaku dan diriku tak sangatlah penting untuk dihiraukan
Aku hanyalah sebuah nama yang akan dilupakan
Cintaku hanyalah sebuah cerita untuk dilewati
Tak lebih dari itu
Ketika kau bersama dirinya
Aku terjerat kepedihan
Ketika kau bersama dirinya
Aku tertemankan nelangsa
Sungguh, tak perlulah kau memperlihatkannya
Karena aku tak akan perduli
Dan tak mau perduli
Atas dirimu dan dirinya.


 

MANIS SENYUMMU

Oleh Amri Hidayatulloh
Cukup sudah aku berpura - pura
Cukup sudah aku berbohong
Membohongi diri ini
Diri ini yang masih mencintainya
Aku memang pernah kecewa
Dan aku memang pernah jatuh kepada nelangsa cinta
Terjebak oleh merah cinta yang penuh pengkhianatan
Seakan semua pemikiranku atas semua itu sirna
Ketika siang itu kau sapa aku dengan senyuman manismu
Sungguh aku tak menyangka bahwa itu sungguh kau
Seseorang yang tersenyum kepadaku
Ketika kau menyapaku dengan senyum itu
Kau buyarkan semua kekecewaanku kepadamu
Sungguh senyumu menjadi imaji terindahku dalam cinta yang menyesatkan
Aku bahkan tak percaya jika kau masih mau menyapaku dengan senyumanmu
Hai kamu, pemilik senyum itu. Sungguh senyumanmu sangat manis
Bahkan dalam penantian panjangku, senyum itu seakan sapaan manis
Penantianku adalah sebuah cerita panjang
Dan senyumu akan menjadi detil mozaik warna didalamnya
Semua itu membuatku tak dapat mengelak lagi
Kalau aku, hatiku, masih dan akan terus mencintaimu
Aku sadar senyumanmu tak lagi memiliki makna seperti dulu
Namun, Aku tak bisa berpaling dari senyummu yang manis
Aku tahu, semua itu hanya akan menjadi untaian memori belaka
Yang kelak akan ku tulis dalam ceritaku
Cukup sudah aku tahu bahwa aku takkan mendapatkan senyumanmu lagi
Karena aku tak cukup hebat untuk meraihnya
Aku hanya mampu merasakannya jauh
Semuanya terasa tak munkin untuk dijangkau
Semuanya mulai terasa lepas dan menjauh
Ketika senyummu dan dirimu pergi


 

AKU KEMBALI

Oleh Amri Hidayatulloh
Lama sudah ku tinggalkan semua ratapan pahit
Lama sudah ku menghilang dari nestapa hidup
Pergi meninggalkan semua yang merenggut jiwaku
Dalam sebuah cerita hidup yang sangat ingin ku sudahi
Aku melangkah meninggalkan semuannya
Meninggalkan cerita yang belum selesai
Namun kenapa aku harus kembali kedalamnya
Bukankah baik untukku untuk tidak kembali
Mereka telah memperlihatkan kehidupan pahit kepadaku
Membebaniku dengan segala hal
Memperlihatkan apa yang akan menyayat hatiku
Aku tak ingin itu
Aku tak bisa berbuat apapun
Aku harus kembali untuk menyelesaikan semuannya
Menyelesaikan kisah hidupku yang telah kupilih
Mengapa aku harus memilih kisah seperti ini ?
Berulang kali aku sudah acuhkan pertanyaan itu
Namun selalu saja hal itu mencuat dalam ingatanku
Setiap kali aku tertekan dan terhina oleh semuannya
Kini aku kembali
Setelah sekian lama ku berpaling menghindari semuannya
Setelah aku merasakan kehidupan yang membesarkanku
Setelah aku sadar bahwa hidupku sangat indah diluar sana
Namun apa daya
Aku harus menyelesaikan semua yang telah kumulai dulu
Agar aku dapat segera memilih kisahku yang lain
Kini satu hal yang dapat kulakukan hanyalah
Kembali kepada nelangsa cerita


 

CERITA DALAM KEHIDUPAN

Oleh Amri Hidayatulloh
Disinilah aku, sendiri
Tersandarlah aku, termenung
Hanyalah sebilah gitar yang bergelut dengan senar harmonis itu
Senar yang tak mampu hatiku jinakan
Aku memang sendiri
Aku memang kecewa
Kecewa dengan apa yang terjadi
Kecewa dengan dirinya
Hatiku tetap ingin menjinakan senar - senar itu
Agar harmoni mereka mampu mengalun di relung hatiku
Hatiku yang diguyurkan nelangsa
Jiwa itu telah pergi, cinta itu telah usai
Tinggalah aku dengan kekecewaan
Kerasnya senar - senar itu membuatku sadar
Bahwa aku tak seharusnya begini
Kecewa dengan cinta dan gadis itu
Semuanya tak salah, aku tak mampu menyalahkan mereka
Akulah yang harus ku kasihi
Tetap berkabung dalam redupnya merah cinta
Cerita hidupkulah yang menuntunku kesini
Bukan mereka, mereka yang aku kecewakan
Tapi kisah hidupku yang hebat ini
Walaupun harus ku akui bahwa ini pahit untuk dijalani
Tapi harus ku kuatkan dalam hati bahwa ini adalah cerita yang kupilih
Tak ada satupun cerita yang sehebat ini
Kehidupan adalah cerita sesungguhnya dan tak ada yang mampu menyaingi
Seniman, Sastrawan bahkan Cendikiawan pun tak mampu mengukir cerita yang sama
diatas kertas khayalnya
Walaupun cerita ini memedihkan, namun ini akan tetap menjadi ceritaku
Sebuah cerita dalam kehidupanku


 

KADANG

Oleh Amri Hidayatulloh
Kadang kita memang harus kecewa
Kadang kita memang harus bahagia
dan Kadang kita memang harus menangis
Semua ku rasa penting dalam hidup
Kadang kita kehilangan
Kadang kita menemukan
Sesuatu yang berharga
Semua ku rasa berarti
Jika kalian hidup hanya dalam kebahagiaan
Atau kalian hanya hidup dalam nelangsa
Itu sangatlah tak berarti untuk dijalani
Semua yang kita rasakan tidaklah seperti apa yang mereka rasakan
Mudah untuknya, namun tak untuk diriku
Apakah kita harus membohongi diri sendiri
Apabila kita kehilangannya
Ataukah berpura - pura tak pernah menyadari semuannya
Ya, kadang jalan itu memang harus kita lakukan
Kadang jalan itu benar
Tak ada yang salah dalam hidup
Dan apa yang dia lakukan juga tak pernah salah
Aku hanya seorang pengharap
Berharap semuannya salah dan semuanya kembali
Kadang segalanya harus berjalan seperti ini
Ku jalani
Kadang segalanya mudah
Ku yakini
Apalah arti hidup jika kalian tak pernah merasakannya
Ku harap dia merasakannya
Merasakan apa yang kurasa
Agar dia mampu mengingatku
Seseorang di belakannya
Di belakang harapan sia - sia
Di belakang penantian
Yang kubohongi dan ku sembunyikan adanya
Kadang semua itu penting Dewiku.


 

HILANG

Oleh Amri Hidayatulloh
Semua biasa saja ketika ku memandangnya
Semua biasa saja ketika ku menantikan pesanmu
Tak ada yang istimewa
Aku sudah kehilangan semuannya
Dia telah membawanya
Tak ada satupun yang tersisa untuku
Tak satupun
Aku kehilangan gairah dalam tulisanku
Aku kehilangan gairah dalam karyaku
Mungkin mereka benar
Jika cinta mampu membawa segalanya
Tapi kenapa harus dirinya yang membawanya
Kenapa dia yang menjelma menjadi cinta
Seakan tak ada yang lain
Aku memang menyesal pernah mencintainya
Dan mungkin aku juga menyesal pernah bertemunya
Namun semuannya sudah terjadi
Dia telah memberi segalanya dan juga mengambilnya seketika
Kenapa cinta harus menjelma sebagai dia
Kenapa cinta harus secepat itu hilang
Entahlah, yang aku tahu bahwa aku telah kehilangan segalanya
Aku tak yakin bahwa dia peduli akan hal ini
Dan aku tak ingin dia peduli, aku hanya ingin dia mengerti
Tak lebih. Tapi itu tak mungkin
Sudah cukup dengan datangnya cinta untuknya
Itu sudah mampu membuat diriku tak lagi berarti
Semua hilang dan tak ada yang tersisa.


 

AKU MEMILIH

Oleh Amri Hidayatulloh
Aku punya pilihan
Namun ku tak tahu itu
Aku dapat memilih
Namun belum ku sadari itu
Ku jalani kehidupan dengan ketidakacuhan
Tak acuh dengan pilihanku
Tak acuh dengan perilakunya kepadaku
Namun tetap kujalani dengan apa adanya
Waktu telah memberikanku jawaban
Jawaban atas puisiku terdahulu
Entah berapa puisi yang kutulis hanya untuk menunggu
Menunggu waktu menjawab
Pertanyaan atas kepastianku untuknya
Aku telah jatuh jauh kedalam ketololan hidup
Aku menggadaikan pilihan terbaiku
Untuk jatuh di hadapan seorang gadis sepertinya
Gadis yang tak pernah menganggapku seseorang baginya
Gadis yang tak pernah akan memilihku, apalagi mencintaiku
Apalagi yang dapat kuharapkan dan ku banggakan
Tak ada
Sekarang hatiku membisikan sesuatu
Bahwa ku harus berani
Berani memilih, karena aku memiliki pilihan itu
Dan memang aku harus memilih
Andaikan saja semudah itu
Aku pastilah akan memilih satu pilihan, yaitu
Meninggalkannya dan melanjutkan hidupku


 

AKU DAN PUISIKU

Oleh Amri Hidayatulloh

Aku bahagia
Perdulikah mereka akan hal itu ?
Aku kecewa
Perdulikah dia dengan hal itu ?
Aku tersesat
Adakah jawaban yang menuntunku ?
Aku menghilang
Adakah yang akan mencariku ?
Semuanya biasa saja
Ketika kujalani kehidupan seperti ini
Semuanya biasa saja
Ketika kujatuh dalam kekecewaan
Hanya satu.
Hanya satu dari mereka yang mengerti
Mengerti akan penderitaan ku
Dan kebahagiaanku
Puisiku, mampu menemani keindahan ketika kebahagiaan muncul
Puisiku, mampu menenangkanku ketika kekecewaan hadir
Aku dan puisiku adalah satu ekspresi kehidupan yang selalu berdampingan
Hanya puisiku yang mampu membendung semuanya
Hanyalah puisiku yang mengerti semuanya
Tak ada yang lain
Ketika tak seorangpun mampu memberiku jawaban
Puisiku menemaniku untuk menemukannya
Ketika kekecewan tertanam dalam hati
Puisiku mampu meredamnya
Ketika kebahagian tercuat dalam lampiasan kehidupan
Puisiku mampu membuatnya lebih indah
Hanya puisiku dan aku
Tak ada yang lain
Ketika dia muncul sebagai keindahan
Puisiku muncul untuk menyanjungnya
Ketika dia muncul sebagai kepahitan hidup
Puisiku muncul untuk menemaniku menjalaninya
Sungguh tak ada yang lain saat ini
Tak ada satupun yang paham, termasuk dia
Hanya Aku dan Puisiku


 

SEPERTI DULU

Oleh Amri Hidayatulloh
Aku ingin seperti dulu
Tanpa Cinta ini dan kekecewaan ini
Aku ingin memandangi taman itu seperti dulu
Tanpa warna, tanpa rasa
Aku ingin menikmati danau itu seperti dulu
Tanpa keceriaan dan kebahagiaan disisisku
AKu ingin memandangi langit seperti dulu
Tanpa keresahan dan kekaguman berlebih
Aku ingin seperti dulu
Semua orang hanya mampu diam
Semua orang hanya terpaku
Semua hampa
Hanya mampu memandangiku meneteskan air mata
Hanya mampu memandangi kesedihan ku
tanpa bisa berbuat apapun
Setidaknya mereka lebih baik bagiku
Setidaknya mereka tak membuatku begini
Aku ingin seperti dulu
Sungguh aku ingin
Aku ingin kau tahu jika aku telah meneteskan air mata
ketika ku mengingatmu
Aku teleh terisak sedih memikirkan mu
Perdulikah kau akan hal itu ?
Aku tak bisa berbuat apapun
Sungguh tak bisa
Aku telah terjatuh terlalu dalam
Dalam sekali
Jatuh kedalam kebodohan dan ketololan cinta
Ya, cinta.
Oh tuhan aku hanya ingin seperti dulu
Seperti dulu
Tanpa cintanya
Tanpa dirinya


 

SETIAKU

Oleh Amri Hidayatulloh

Apalah arti dari kesetiaan
Jika tidak lebih dari sekedar keresahan hati
Apalah arti dari kesetiaan
Jika tidak lebih dari sekedar untuk dikhianati
Apalah arti dari kesetiaan
Jika tidak lebih dari sekedar untuk diacuhkan
Apalah arti dari kesetiaan itu ?
Setiaku telah menuntunku
Pada keresahan mendalam
Setiaku telah menjerumuskanku
Kedalam keegoan hati
Setiaku telah memperlihatkanku
Bahwa aku telah salah dalam memilih
Aku dan setiaku selalu saja membuat diriku menyesal
Aku dan setiaku selalu saja membuat diriku kecewa
Aku dan setiaku selalu saja membuat hatiku menderita
Apa yang kalian ingin jelaskan kepadaku mengenai kesetiaan
Apakah kalian mampu menjabarkannya ?
Ku rasa tak ada yang kalian ingin jelaskan kepadaku
Cukup dengan sikap yang kalian tunjukan kepadaku
Cukup dengan sikap diam yang kalian tunjukan kepadaku
Bahwa aku dan setiaku tidaklah penting untuk dihiraukan
Tidaklah penting untuk dipikirkan
Setiaku kembali membutakan mataku atas dirimu
Setiaku kembali membutakan hatiku atas cinta ini
Ya, memang selalu seperti itu
Setiap saat kau mengecewakanku
Setiaku selalu muncul untuk menuntunku dalam memaafkanmu
Setiap saat kau menyakiti hatiku
Setiaku selalu hadir untuk membangkitkanku dalam penantian
Itu yang selalu dilakukan setiaku
Setiap saat ku terjebak dalam renunganku
Ku ingin setiaku pergi, entah kemana
Setidaknya tidak kembali kedalam hatiku
Setiap saat ku terkurung dalam diamku
Ku ingin setiaku menjauh dari diriku
Dan tak kembali
Agar kubisa kembali memilih
Untuk tidak kembali setia dan tersakiti
Agar kubisa kembali meminta
Meminta kehidupanku terdahulu
Aku terbingungkan oleh dua hal, Yaitu
Meminta setiaku faham atas sakit ini
Atau memintanya untuk menerima setiaku
Hanya untuk kembali disakiti


 

Nelangsa Cinta

Oleh Amri Hidayatulloh
Cinta, Apakah yang kalian pahami dari Cinta
Cinta tidak lebih dari sekedar nelangsa
Cinta tidak lebih dari penyiksa jiwa
Jiwa - jiwa yang telah direnggutnya
Aku tak mau terlibat terlalu jauh
Aku tak mau terjebak terlalu dalam
Karena Cinta hanyalah sebuah kata manis
Namun berbuah nelangsa nan mengecewakan
Boleh saja merah cinta mampu memberikan keindahan
Boleh saja merah cinta mampu memberikan kebahagian
Namun merah cinta hanya meninggalkan luka
Aku tersiksa olehnya
Dan aku kecewa atasnya
Kecewa atas cinta yang selama ini kuanggap indah
Ku setiakan diri ini
Ku relakan dan ku korbankan diri ini
Hanya untuk pengakuan Cinta
Namun Cinta tak hanya membalas dengan kekecewaan
tapi juga kesengsaraan hidup
Cinta membuatku menunggu
CInta membuatku menjadi sebuah pilihan yang tak terpilih
Cinta membuat hidupku dipenuhi oleh rasa cemburu
Cinta membuatku buta atas pilihanku
Ingin ku caci maki diri ini yang sedang mencinta
Ingin ku kubur hidup - hidup pemikiran hidup ini atas cinta
Namun entah kenapa aku tak bisa
Tak bisa lepas dari perangkap jahanamnya
Tak bisa lari dari kurungan liciknya
Karena ku jatuh terlalu dalam atas cinta
dan terlalu jauh
Kenapa Cinta harus menjelma sebagai dirinya
Kenapa Cinta harus berwujud paras manis yang kuimpikan
Kenapa pula Cinta harus terbentuk dalam anggun senyumnya
Kenapa harus dia ?
Kenyataan pahit bahwa ku telah terjebak cinta
Membuatku harus rela menunggu cintanya
Dan harus rela di jadikan pilihannya, walaupun tak pernah ku yakin
akulah pilihan yang terpilih itu
Apa dia mengerti akan hal ini
Setidaknya dia tidak terjebak sama sepertiku
Terjebak dalam cinta yang berbuah nelangsa
Setidaknya dia tidak sebodoh diriku
Jatuh kedalam lubang terdalam cinta
Karena dia tidak pernah dan tidak akan sama sepertiku
Hanya satu keinginanku
Aku tidak memaksa Cinta melepaskanku
Aku tidak meminta Cinta memberiku kesempatan
Karena itu tak mungkin
Aku hanya ingin meminta
Agar dia mengerti
Aku hanya ingin memohon
Agar dia paham
Bahwa Cintaku kepadanya telah mengurungku dalam nelangsa
Ku harap dia mampu memahami semuanya
Ku harap dia mampu mengerti semuannya
Mengerti kekecewaanku
Mengerti penderitaanku
Walaupun ini harus berakhir
Ku ingin mengakhirinya dengan indah
Walaupun ku tak pernah yakin, bahwa akhirnya akan indah
Walaupun cinta ini akan melepasku
Merah cinta akan meninggalkan bekas yang mendalam
Atas kecacatan hidupku yang hina
Akankah pernah ada kesempatan yang sama kepada diriku
Bagiku tidak, Cinta hanyalah sesuatu yang memihak
Beruntunglah orang - orang yang terpihakan cinta
Namun diriku ?
Seakan cinta tak pernah mau memihak, walaupun sesaat
Cinta dalam hidupku adalah sebuah kesombongan
Cinta dalam diriku adalah sebuah kecurigaan
Aku pernah merasa bahwa menunggu cinta sama halnya dengan menunggu petang
Merasakan sejuknya cinta dipaginya
Merasakan galaunnya cinta disiangnya
Dan merasakan kehangatan cinta di petangnya
Namun, sekarang ku mengerti bahwa itu adalah omong kosong
Itu semua, tak lebih dari untaian kata - kata tanpa mankna jelas
Makna yang ditulis oleh seorang picisan sepertiku
Karena Petang tak kunjung kudapati
Walaupun kesempatan itu akan datang
Harus berapa lama ku menunggu
Harus seberapa dalam hati ini terlukai
Dan harus berapa besar diri ini berkorban
Tak ada yang dapat menjamin, kecuali dia
Jatuh cinta kepadanya, adalah suatu untaian kehidupan
Indah memang, namun
Aku merasa bahwa hal ini bukanlah hal yang tepat
Aku tak tepat mencintai dia yang telah termiliki
Aku tak tepat terpesona oleh senyumnya yang anggun termiliki
Sungguh tak tepat
Untaian musik - musik dalam harmoni kudengarkan
Mungkin hanya mereka yang mampu mengerti semuannya
Mereka seolah berbicara kepada diriku, bahwa aku bukanlah satu - satunya
seseorang yang terlukai
Namun, mereka juga, mereka hanya ada untuk mengusik kesepian
Mereka hanya ada untuk menemani kebisuan
Namun mereka tak pernah dianggap nyata sebuah gemelut kehidupan
Hanyalah sebua untaian nada - nada yang menggetarkan
Aku menyadari, bahwa dia tak sama seperti dulu
Ketika ku menatap dalam - dalam matanya
Seolah kata - kata indah yang dulu terucap buyar
Seolah hanyalah tampak pandangan kosong tak bersuara
Benarkah itu ?
Andaikan ku dapat memilih
Dan memang ku harus memilih
Dapatkah ku mengubah semuannya
Ku ingin berhenti dari permainan ini
Ku ingin keluar dari lingkaran cinta yang menyakitkan ini
Karena tak ada lagi yang dapat kuharapkan disini
Hanyalah sekedar tatapan kosong tak bernyawa
Jika semua yang ku nyatakan salah
Apakah kau mampu membenarkannya
Apakah kau mampu menunjukan yang sebenarnya terjadi
Melalui tingkahmu dan perkataanmu
Ah,, ku rasa kau tak mampu
Tak mampu menjawab kegelisahaan ku
Kau hanya seorang wanita yang tak mengerti
Dan seolah tak mau mengerti
Kau hanyalah seseorang yang tak mau peduli
Dan seolah kepolosan yang kau tunjukan adalah ketidak pahaman
atas semua ini
Jika semua yang ku nyatakan salah
Mampukah kau membenarkannya ?
Mampukah dirimu ?
Aku memang egois
Egois akan cintamu
Namun hanya itu yang kudapat lakukan
Dan pada akhirnya keegoisanku itu tak pernah terwujud nyata
Itu hanyalah bentuk lain dari angan - angan
Itu hanyalah wujud lain dari harapan
Apakah dia, sang pemilik cinta
Yang benar - benar tepat akan dirimu
Atau kau masih mempertimbangkannya diatas yang lain
Ya, yang lain
Aku hanyalah salah satunya
Benarkah itu ?
Seolah iya, semua hal yang kau tunjukan kepadaku
Seakan mennjelaskan semuannya
Semua yang kau sembunyikan
Mungkin kau mampu menganggapnya hal biasa
namun aku, aku sungguh tak bisa
Sampai kapan kau mengerti hal itu ?
Jika kau lebih mengerti apa itu cinta
Dapatkah kau memberitahuku ?
Jika kau lebih mengerti tentang kebahagiaan
Dapatkah kau memberikan kepadaku ?
Namun bagiku cinta adalah omong kosong
Bagiku cinta tak lebih dari sebuah kesengsaraan
Bagiku cinta adalah untaian kata - kata manis yang penuh dengan nelangsa
Bagiku Cinta adalah Nelangsa !


 

RINDU

Oleh Amri Hidayatulloh
Butiran bayang wajahmu menghujani hatiku yang tandus
Kilauan cahaya senyummu menerangi ruang hatiku yang gelap
Keduannya membangun imaji terindah dalam ruang pikirku

Ketika kaki dan tubuh ini menjauh darimu
semuannya tampak bias
Hati ini kehilangan semua warna cerah dirimu
Jiwa ini kering tak tersiramkan kesejukan dirimu

Ketika kaki dan tubuh ini menjauh darimu
Semua tampak diam tak dinamis
Dalam diam, ku mencari kesejukan bayang wajahmu
Dalam renungan, ku mencari cahaya cerah atas dirimu

Dalam pikirku bayangmu muncul dengan indah
Dalam benakku terukir paras manismu itu
Semua mulai tampak jelas ketika ku merindukanmu
Semuanya mulai tampak nyata ketika ku bersamamu

Rindu menyelimuti diri ini yang haus akan dirimu
Ketika diri ini menjauh darimu, hati ini merintih
Rindu melarutkanku dalam diam
Ketika dirimu menjauh dariku, hati ini mencari

Sungguh, betapa diri ini membutuhkanmu
Membutuhkan sesosok berparaskan indah nan menawan
untuk mengisi ruang dalam hati ini
Membutuhkan sesosok kilauan warna cerah
untuk menyinari kehidupan yang usang tak berwarna

Dalam rindu semuanya tampak jelas
Dalam rindu semuanya mulai terjawab
Menjawab pertanyaan mendasar atas diriku dengan dirimu
Bahwa dalam rindu ku mencintaimu



 

MENUNGGU CINTA

Oleh Amri Hidayatulloh
Butiran air jatuh lembut dari langit
Menghiasi sore kelabu itu
Dingin mencengkam menemani kesepian
Seakan memahami relung hati yang sepi
Kesepian sang insang muda yang mencoba memahami

Dia terus menunggu ketidakpastian waktu
Mencoba memahami arti senyumannya
Dia terus terpaku melihatnya
Seolah tak tahu apa yang ia sedang lakukan

Dia terus menunggu
Menunggu cinta yang tak pasti
Dia terus menunggu
Menunggu cinta yang tak lekas dilepas pemiliknya
Dia terus menunggu
Menunggu sesuatu yang tak absolut

Ketika cinta lain berjalan indah
Cintanya harus terus menunggu
Menunggu ketidakpastian
Haruskah ia berhenti menunggu
Ia tak berani dan tak mau menjawabnya

Bukankah tidak satupun yang tahu dalamnya cinta
Dalamnya cinta hanya diketahui dari selang waktu yang dihabiskan
Dalamnya cinta hanya diketahui dari tulisnya cinta yang diberikan
Namun dalamnya cinta tak harus menunggu sebuah kepastian


Cintanya terus menunggu
Baginya mennunggu cinta bagaikan menungggu petang
Merasakan sejuk pagi diawalnya
Merasakan panasnya siang ditengah perjalannya
Dan akhirnya merasakan kehangatan cinta di petangnya
Namun petang tak kunjung datang baginya
Hangatnya petang tak harus diakhiri dengan memiliki
Tapi hangatnya petang dapat kita rasakan ketika kita mampu
Tulus mencintai dan tulus menunggu sebuah kepastian cinta
Sebuah cinta yang sebenarnya.



 

DIA CANTIK

Oleh Amri Hidayatulloh

Aku terperangah, Ku terperanjat
Aku terjebak oleh manis senyumnya
Aku terpaku oleh paras nan menawan

Mulutku terkunci tak bisa berkata lagi
Mataku terus memandangi indah wajahnya
Bayangku melambung membayangkan senyumnya
Sungguh ku tak sanggup

Sesekali ku meliriknya dengan senyuman
Terbalaslah lirikanku dengan pandangan dan senyum khasnya
Sesekali ku menggoda sang pemilik paras nan menawan
Terbalaslah godaku dengan sikap manjanya

Setiap detik bersamanya adalah detik kebahagiaan
Kebahagiaan untuk memandangi setiap lekuk senyumnya
Seakan ku tak rela melepas pandanganku
Setiap detik ku curi, dan setiap kesempatan ku rampas
Demi memandangi wajahnya nan cantik

Dia cantik, itu yang kutahu
Secantik senyumannya yang menawan
Secantik pandangannya yang menggoda
Secantik sikapnya yang mampu mengunci bibirku
ingin sekali ku melepas dan melampiaskan kebahagiaan ini dengan kata - kata manis
Namun aku tak mampu
walaupun hanya sebatas berkata
Dia Cantik


 

AKU CEMBURU

Oleh Amri Hidayatulloh
Ada satu bagian dari cinta yang tak ingin ku bicarakan
Ada satu bagian dari cinta yang merenggut ketenangan hati
Bagian yang tak ingin ku lewati adanya
Bagian yang seharusnya tak terjadi

Entah kenapa hal yang tak semestinya datang
Aku hanya termenung dan terdiam
Hanya untuk menemukan jawaban atas kegelisahan itu
Kegelisahan atas cinta
Pantaskah diriku merasakannya?
Merasakan kegelisahan yang menyelimuti hatiku

Ku tak rela melihatmu bicara padanya
Ku tak ingin melihatmu tersenyum padanya
Entah kenapa, aku tak bisa membiarkan itu

Walaupun aku tahu, bahwa kau hanya beramah tamah kepadanya
Namun batinku sakit, pikiranku terkuras hanya karena itu
Mungkin ini menjadi satu hal yang tak penting bagimu
Namun hatiku tak bisa membiarkannya

Ada satu bagian dari cinta yang membuatku egois
Egois akan dirimu, Egois akan cintamu
Aku cemburu melihatmu bicara dengannya
Aku cemburu melihatmu dengannya
Aku cemburu atas cintanya

Walaupun aku tahu bahwa aku tak bisa
dan tak boleh merasakannya
Namun satu hal yang tak dapat ku bohongi
Yaitu Aku cemburu.



 

MUSIK DAN DIA

Oleh Amri Hidayatulloh
Ada kalanya hidup akan terasa pucat
Ada kalanya hidup akan terasa sulit
Namun ada dua hal dalam hidupku saat ini
Dua hal yang mampu menghapuskan mereka

Musik dan Dia adalah sebuah lembaran yang tak terpisahkan
Musik dan Dia adalah jiwa dalam tulisan ku
Musik dan Dia adalah gairah dalam kehidupan yang pucat

Ketika salah satu dari mereka mengisi kehampaan hidup
Maka hidup yang redup akan terhidupkan
Ketika salah satu dari mereka meninggalkan keindahan hidup
Maka hidup yang penuh warna akan kembali menjadi pucat

Jika musik dapat mengalun dalam harmoni yang menawan
Maka Dia dapat muncul sebagai untaian memori indah dalam kepalaku
Mengalun indah bagai harmoni nan menawan dalam jutaan stimulan
Maka musik dapat mengalun bebas mengiringinya

Sungguh, bagiku Musik dan Dia adalah hal terindah saat ini
Mereka mampu mengiringi setiap langkah hidupku dengan warnanya
Mereka pun mampu mampu mengisi tiap kehampaanku
Dan merekapun mampu memberikan keistimewaan dalam kebahagiaanku
Dan hanya ada dua hal indah
Musik dan DIa



 

BEKISAR UNTUK DEWIKU

Oleh Amri Hidayatulloh
Ribuan untaian kata telah ku ukir
Hanya untuk dirinya
Ribuan lainya kubiarkan saja terpendam
Terpendam dalam hatiku
Dalam hujan ku merenung
Bekisar apa yang dapat membuatnya tersentuh
Dalam diam ku berfikir
Bekisar apa yang dapat membuatnya tersanjung
Namun,,
Lidahku membeku dihadapanya
Pandanganku terpaku kepadanya
Terpaku kepada keanggunannya
Semua yang ku katakan tidaklah seindah apa yang kutulis
Bekisar yang selama ini menyanjungnya
Haruskah ku terlarut dalam renunganku, dalam diamku
Hanya untuk menemukan jawaban
Jawaban atas keraguanku
Kupikir,
Haruslah bekisar terindah untuk menyanjungnya
Haruslah bekisar terkuat untuk meluluhkannya
Sebuah bekisar atas diriku untuk Dewiku
Hanya untuk Dewiku



 

BERSAMANYA

Oleh Amri Hidayatulloh
Kutelusuri jalan yang panjang ini
Hanya untuk melihatnya
Ku jamah pagi dan kusentuh petang
Hanya untuk bersamanya
Apapun akan kulakukan hanya untuknya
Diri ini terus menagih
Menagih akan dirinya
Hati ini terus merintih
Memanggil namanya
Akankah ku biarkan ini terjadi ?
Tidak,, aku tak pernah sanggup untuk itu
Itulah mengapa aku menikmati tiap detik bersamanya
Bersama senyuman keindahan
Bersama dengan sebuah alunan keanggunan
Ku tak bisa berkata - kata lagi
Lidah ini membeku didekatnya
Mata ini terus terpaku memandanginya
Seolah tak rela sedetikpun terlewatkan
Ketika diri ini ragu akan kehidupan
Kupandang matanya dan kutatap dalam - dalam
Matanya membisikan sesuatu yang menyentuh
Dengan bahasanya yang indah
Seolah berkata “Ade disini kak”
Seketika ku jatuh kedalam keindahan yang tak terukir
Sungguh itu adalah hal yang terindah
Hal yang tak mungkin kudapatkan adanya
Kecuali ketika bersama dirinya.



 

BAHASA DI MATANYA

Oleh Amri Hidayatulloh
Kata itu baru saja terucap dari bibirku
Kata itu baru saja terlontarkan dari hatiku
Hatiku yang terdalam
Entah kenapa aku merasa lega
Lega atas semua penantianku
Untaian kata demi kata ku susun adanya
Tentunya hanya untuk dia
Bahwa ku telah jatuh hati kepadanya
Sekilas ku menatap matanya
Matanya seolah berkata sesuatu
Dengan bahasa yang tak ku mengerti
Sekilas ku melihat ada rasa kagum dimatanya
Namun aku tak mampu menafsirkan segalanya
Segala hal yang disampaikan matanya
Namun satu hal yang kuyakin bahwa
Dia telah tersanjung adanya
Tersanjung dengan untaian kata - kata itu
Tersanjung dengan kegilaan ku
Apakah aku satu - satunya orang yang melakukan itu untuknya
Kurasa tidak, semua pria yang mengidamkannya pastilah pernah
Pernah melakukan hal tergila sekalipun
Namun pandangan matanya saat itu meyakinkanku
Bahwa ku tak sia - sia untuk melakukannya
Aku tetap tak mampu menafsirkan semua kata - kata yang disampaikannya
Tak pernah sanggup
Aku takut untuk menafsirkannya
Aku takut kecewa untuk menafsirkannya
Menafsirkan sebuah untaian kata - kata yang disampaikan,
dalam pandangan matanya yang indah
Sebuah bahasa nan indah
Melampaui semua pemahaman atas sastra terindah sekalipun
Sebuah bahasa yang hanya mampu disampaikan olehnya
Sebuah bahasa dari pandangan matanya.



 

DIA DIDALAM PIKIRANKU

Oleh Amri Hidayatulloh
Dunia pikiranku berubah
Dunia khayalku beralih
Dunia imajinasiku terasuki
Terasuki bayang - bayangnya
Bayang seorang keanggunan
Bayang seorang keindahan
Ribuan kata indah ku tulis
Entah berapa banyak tinta yang kuhabiskan
Hanya untuk menikmati keindahaan itu
Namun rasanya tak cukup untuk melampiaskan segalanya
Tak pernah cukup
Setiap senyum yang ia keluarkan
Setiap tawa yang ia nikmati
Tak pernah sebanding dengan untaian kata - kata indah ini
Takkan pernah
Dia merasuki seluruh rongga pikiranku
Merasukinya dengan menggila
Bahkan jika ada yang mengatakan ini adalah kegilaan
Aku akan terus menjaga kegilaan ini
Kegilaan atas dirinya
Seseorang yang merasuki pikiranku
Seseorang yang mengalihkan pikiranku
Karena dia didalam pikiranku



 

KU JATUH CINTA

Oleh Amri Hidayatulloh
Ditengah lapang itu kita mulai mengenal
Ditengah lapang itu kita mulai berbagi canda dan tawa
Ditengah lapang itu kita mulai meninggalkan kecanggungan
Canda yang kita lakukan seakan membawa warna baru dalam diriku
Mungkin kau tak memahaminya atau mungkin kau belum menyadarinya
Bahwa aku telah jatuh cinta kepadamu
Pantaskah diriku merasakannya ?
Entahlah,, satu hal yang kumengerti bahwa ku telah jatuh hati kepadanya
Mungkin sebelumnya aku tak yakin
Namun senyumu saat itu meyakinkanku
Bahwa engkaulah yang saat ini kuimpikan

Ku tak pernah yakin dengan rasa ini
Walau kadang, ku merasa bahwa hal ini adalah hal yang biasa
dan akan terlewati adanya
Namun ketika rasa itu datang
Kau bisa menjadi segalanya
Menjadi warna cerah dalam dunia yang usang
Menjadi hawa sejuk dalam hati yang gersang

Ku jatuh cinta
itulah yang kurasa saat ini
ku jatuh cinta
Terpaku padanya saat ini
tak bisa ku pungkiri adannya
Ku jatuh cinta
Dan itu adanya
Aku Jatuh cinta hanya kepadamu
ARINTA



 

PESAN DARINYA

Oleh Amri Hidayatulloh
Mozaik keindahaan itu perlahan menyentuh hidupku
Sentuhan kelembutan yang tak hanya dalam dunia yang tak terjamah
Namun sentuhan itu mulai terasa dalam dunia nyata
Sentuhan itu mampu membelai lembut hati ini
Dengan seuntaian kata - kata yang kau kirim
Lalu ku balas dengan untaian kata - kata lain
Penasaran, Ragu, Takut
Itu lah rasa yang terlampiaskan oleh tiap pesan yang kukirim
Akankah kau juga merasakannya
Ahh.. tak mungkin kau rasakan hal itu
Aku tak sebanding dengan apa yang kau miliki
Biarlah diri ini merendah terhadapmu
Biarlah hati ini berdegup kencang atas balasanmu
Sungguh aku tak mengerti
Kenapa harus seperti ini
Namun pesan terus terkirim
dan Pesan terus terbalas
Namun mereka tak membisu karenanya
Mereka terus menyampaikan ekspresi jiwa yang terdalam
Walaupun tak semua mampu membacanya dan menyadarinya
Namun pesan akan terus menyampaikannya
Jemari ini terus menulis
Jemari ini terus merangkai
Sudah habis kata - kata indah dalam benaku
Dan itu hanya ku curahkan kepadanya
Tapi itu hanyalah sebuah pesan baginya
Namun ketika ia terbalaskan
Maka ku akan menganggapnya sebuah anugrah
Sebuah anugrah dari Pesan
Pesan darinya

DIA ARINTA
Ada saat kita mengetahui sesuatu
Ada saat kita mengenal seseorang
Namun mengenal seseorang yang ku puja
Adalah sebuah anugrah yang tak terkira
Puluhan rencana kubuat
Mungkin hingga bosan ku dibuatnya
Namun saat itu adalah hal yang tak terkira bagiku
Aku akhirnya mengenalnya
Mengenal bayang - bayang keanggunan dalam pikiranku
Mengenal bayang - bayang keindahan dalam kehidupanku
Dialah seseorang yang merasuki jiwaku
Untaian huruf demi huruf yang menopang namanya
Pastilah untaian huruf - huruf yang sangat beruntung
Karena mereka telah menyusun suatu nama untuk seorang yang menawan
Karena mereka adalah huruf - huruf yang menjadi identitas sang keindahan
Nama itu terucap begitu saja dari bibirnya yang manis
Suara lembut mengalun indah dalam harmoni yang tak terjamah
Mengalunkan sebuah nama indah yang dimilikinya
Mengalunkan sebuah nama yang ku nantikan
Sebuah penantian lama untuk sebuah nama
Sebuah keindahan yang dipanggil ARINTA



 


TAGS


-

Author

Follow Me